MALAM, HUJAN, DAN DIA
Malam ini terasa sunyi
Yang hanya di temani gremicik grimis
pembawa pesan sang permaisuri
Namun itu hanya sebuah sekenario mimpi
Dari sang pencipta alam ini
Kadangterasa hampa
Tapi itu sebuah realita
Tetap berada di rasa yang sama
Mencintainya, menyayanginya, dan memilikinya
Namun itu hanyalah do'a
Yang setiap malam yang maha kuasa selalu mendengar nya
Dari hambanya yang meminta di bukakan jalan untuk menjadi pendamping dunia dan akhirat nya
Tuhan itu selalu menguji hambanya
Yang selalu meminta untuk sebuah keseriusan dalam sebuah hubungan
Tuhan itu penuh rahasia bagi setiap manusia
Bukan dia yang mendapatkan tapi dia yang di pilihkan oleh tuhan
Seperti hujan yang tidak bisa memilih
Untuk membasahi rerumputan dan padang ilalang
Seperti hal nya rasa sayang tidak bisa memilih untuk menempatkan kepada semua orang

Komentar
Posting Komentar